KHO PING HOO BADAI LAUT SELATAN PDF

Home  /   KHO PING HOO BADAI LAUT SELATAN PDF

Asmaraman S. Kho Ping Hoo has 62 books on Goodreads with ratings. Asmaraman S. Kho Ping Hoo’s Badai Laut Selatan by. Asmaraman S. Kho Ping. Kho Ping Hoo or Asmaraman Sukowati Kho Ping Hoo (born in Sragen, 17 August – died in Solo, 22 July However, the inaccuracies does not affect the popularity of Kho Ping Hoo. . Keris Pusaka Sang Megatantra: Badai Laut Selatan. Penulis: Asmaraman Sukowati Kho Ping Hoo .. segala kehendak Berenang dalam lautan kesenangan Mati pun tidak penasaran! Kirana dan serial Badai Laut Selatan yang berlatar belakang masa Mataram Islam dan zaman Airlangga.

Author: Zulkimi Gozshura
Country: Iceland
Language: English (Spanish)
Genre: Sex
Published (Last): 13 June 2008
Pages: 364
PDF File Size: 8.77 Mb
ePub File Size: 5.35 Mb
ISBN: 370-1-92333-969-9
Downloads: 7200
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Tygohn

Darah hitam dan baunya membuat orang mau muntah! Akan tetapi, dua kali aku keliru menilai orang.

Namun dengan gerakan seenaknya kakek itu memukulkan tongkatnya dari samping menghantam pedang yang menusuknya. Selamat tinggal,Sin-tong dan sekali lagi terima kasih. Dia melangkah perlahan-lahan memasuki hutan pertama di badak Pegunungan Jeng-hoa-san, langkahnya dibantu dengan ayunan sebatang tongkat butut yang berwarna hitam, agaknya terbuat dari semacam kayu yang sudah amat lakt sehingga seperti besi saja rupanya.

Cerita silatKho Ping Kho. Tidak tahu apakah ini merupakan kebetulan yang sangat kebetulan sekali ataukah terdapat kenyataan yang lain.

People irwan is Following. Mereka bertiga itu roboh, dan terus digebuki, dibacok, dihantam dan darah muncrat-muncrat. Benar saja, rintihan orang itu makin perlahan tanda bahwa rasa nyerinya berkurang dan akhirnya orang itu menarik nafas panjang karena rasa nyerinya kini dapat ditahannya.

Akan tetapi setelah mereka menggunakan Sin-kiam-tin dia tahu behwa mereka kalau dia tidak cepat mendahului mereka, dia bisa terancam bahaya. Seorang anak kecil berusia tujuh tahun dapat bicara seperti itu kepadanya, seolah-olah anak itu adalah seorang kakek yang mho pertapa dan hidup selatzn

Syamsul Bahri

Cancel Thanks for telling us about the problem. Mereka membunuh keluarga Kwa! Mereka cepat mengerahkan sinkang sehingga pengaruh Saicu-hokang itu membuyar. Kota demi kota terjatuh ke dalam tangan pejuang rakyat, dan di alam setiap yang ada cerita tentang kegagah goo setiap orang anggauta pejuang yang siap mengurbankan nyawa sellatan darah demi tanah air!

Bermacam-macam berita aneh yang didengar oleh Sin Liong tentang ancaman dan lain-lain mengenai eslatan, namun dia sama sekali tidak ambil peduli dan tetap saja bersikap tenang dan bekerja seperti biasa, tidak pernah gelisah, bahkan sama sekali tidak pernah memikirkan tentang berita yang didengarnya itu.

Kanglam Tjiuhiap ; Djil. Kwat Lin melihat kakek itu mengenakan pakaian, menyambar tongkatnya dan tertawa memandang kepadanya yang masih rebah terlentang dalam keadaan telanjang bulat di atas rumput berdarah.

  IMPERAYRITZ DE LA CIUTAT JOYOSA PDF

Romli, M. Abnar

Namun mendengar betapa anak ajaib itu telah banyak menolong orang tanpa pandang bulu tanpa pamrih, maka sudahlah menjadi kewajiban semua orang gagah di dunia kang-ouw untuk menjaga keselamatannya.

Lukamu ini hebat seluruh kaki sudah panas, berarti darahmu telah keracunan, Untuk mengeluarkan racunnya yang masih mengeram di sekitar luka, sebaiknya luka itu dibuka agar dapat diobati, tidak seperti sekarang ini ditutup oleh darah beracun yang mengering.

Perubahan hebat pada diri kakek itu. Dia lalu mengambil bubukan akar tertentu, menabur bubukan itu ke dalam luka yang mengangga. Mengapakah orang-orang dusun, penghuni semua dusun di sekitar lereng dan kaki Pegunungan Jeng Hoa San menyebutnya anak ajaib?

Aku adalah seorang perampok, mengertikah kau? Setelah keringat membasahi seluruh tubuh dan beberapa kali memutar tubuhnya yang duduk bersila di atas batu, kadang-kadang dadanya, Sin Liong turun dari batu itu, menghapus peluh dengan saputangan lebar, kemudian setelah tubuhnya tidak berkeringat lagi, setelah dibelai bersilirnya angin pagi, dia badaj lagi pakaiannya dan pergi mengeluarkan bunga, laur, buah dan akar obat dari dalam gua untuk dijemur dibawah sinar matahari.

Sianli engtju ; Djil. Selama 30 tahun ia telah menulis sedikitnya karya. Orang kasar itu menerima bungkusan obat dan kembali menghela napas panjang. Preview — The Cobra by Frederick Forsyth.

Aku mendengar berita angin bahwa dua iblis itu sedang menuju ke Jeng-hoa-san mencarimu. Cerita ini memulai serial Pedang Kayu Harum.

irwan (irwanhidayana) – Jakarta, Indonesia ( books)

Tidak akan lebih dari tujuh tahun usianya. Para pendekar Bu-tong-pai itu terkejut ketika merasakan betapa telapak tangan mereka menjadi panas dan nyeri setiap kali pedang mereka tertangkis tongkat. Beberapa pekan kemudian, pagi hari dari arah timur kaki Pegunungan Jeng-hoa-san tampak berjalan seorang kakek seorang diri, menoleh ke kanan dan kiri seolah-olah menikmati pemandangan alam di sekitar tempat itu, kakek ini usianya tentu sudah enam puluhan tahun, tubuhnya kurus kecil, pakaiannya penuh tambalan, dan wajahnya membayangkan kesabaran dan mulut yang ompong itu bahkan selalu menyungging senyum simpul keramahan.

The Cobra by Frederick Forsyth. Juga di waktu malam terang bulan, dia duduk pula di batu itu, telanjang bulat, mandi cahaya bulan purnama selama tujuh malam, kadang-kadang sampai lupa diri dan duduk bersila sampai setengah tidur, dan barulah dia berhenti kalau tubuh sudah hampir membeku dan bulan sudah lenyap bersembunyi di balik puncak barat.

Benarkah ini, dan apakah Locianpwe sekarang sedang menuju ke hutan itu? Aku sudah berusaha pign.

  BLACKADDER THE WHOLE DAMN DYNASTY PDF

Books by Asmaraman S. Kho Ping Hoo (Author of Bu Kek Siansu)

Jelas tampak olehnya betapa para tetangganya itu, seperti sekumpulan serigala buas, menyerang dan memukuli tiga orang pencuri tadi, para pembunuh ayah-bundanya. Sepasang mata anak itu bersinar-sinar penuh seri kehidupan ketika dia tadi melihat munculnya bola merah besar di balik puncak gunung sebelah timur, bola merah yang amat besar dan yang mula-mula merupakan pemandangan yang amat menarik hati, akan tetapi lambat laun merupakan benda yang tak kuat lagi mata memandangnya karena cahaya yang makin menguning dan berkilauan.

Dia merasa ngeri, merasa seolah-olah berada di antara sekumpulan iblis, maka sambil menangis tersedu-sedu Sin liong lalu lari meninggalkan tempat itu, meninggalkan rumahnya, meninggalkan kota Kun-leng, terus berlari ke arah pegunungan yang tampak dari jauh seperti seorang manusia sedang rebahan, seorang manusia dewa yang sakti, yang akan melindunginya dari kejaran iblis itu!

Message Compare books Block this user. Create a free website or blog at WordPress. Itulah Hiat-ciang Hoat-sut, pukulan maut yang mengerikan. Kalau aku memiliki kepandaian, aku akan melindungimu dengan seluruh tubuh dan nyawaku, bukan hanya karena ho kali kau menolongku, melainkan karena tidak rela aku melihat orang mau merusak seorang bocah ajaib seperti engkau ini. Pedang Penakluk Iblis badwi seri ke 2 dari Serial Pendekar Budiman bercerita tentang Pedang yang dapat mengalahkan iblis jahat dengan menggunakan ilmu Hoa-san Kiam-hoat, karena ilmu pedang yang ia warisi dari mendiang Pak Kek Siansu, hanya dapat sempurna kalau dimainkan dengan pedang Pak-kek-sin-kiam, pung pendekar yang berhasil mendapatkan pedang sakti ini bisa kamu simak di Seri Pedang Penakluk Iblis.

Hayo cepat kita mengejarnya! Hal ini ling bahwa Si kakek benar-benar amat lihai dan memiliki tenaga sakti yang amat kuat. Akan tetapi aku khawatir sekali, apa lagi iblis kedua yang tidak kalah kejamnya.

Seruan ini menyadarkan para sutenya dan sumoinya. Terdengar olehnya betapa pencuri-pencuri itu mengaduh-aduh merintih-rintih, minta-minta ampun dan terdengar pula suara bak-bik-buk ketika kaki tangan dan senjata menghantami mereka. He had his inspirations from Hong Kong and Taiwan kung fu badao. Jul 24, Setelah keadaan benar aman barulah kau kembali kesini.

Setelah siuman, anak kecil berusia lima tahun ini melanjutkan perjalanannya, dan beberapa hari kemudian tibalah dia di sebuah hutan penuh bunga karena kebetulan pada waktu itu adalah musim semi.